Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS

Jika anda membeli RouterBoard Mikrotik biasanya sudah langsung bisa digunakan tanpa perlu lagi melakukan instalasi RouterOS, tinggal memasukkan lisensi saja. Namun jika anda tidak ingin menggunakan RouterBoard atau hanya ingin menggunakan PC sebagai Mikrotik tentunya anda harus melakukan instalasi mikrotik ke PC dulu. Nah, ada beberapa cara instal mikrotik ke PC. Mikrotik dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara, yaitu:
  1. ISO Image; menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silakan download file berekstensi dan kamu harus “membakarnya” ke dalam media CD kosong.
     
  2. NetInstall; melalui jaringan komputer (LAN) dengan Satu Disket, atau menggunakan Ethernet yang mendukung proses menyalakan komputer (booting) komputer melalui Ethernet Card. NetInstall dapat dilakukan pada sistem operasi Windows 95/98/NT4/2000/XP.
     
  3. Mikrotik Disk Maker; membutuhkan beberapa buah disket ukuran 3,5″ yang nantinya akan disalin pada hard disk saat instalasi dilakukan. Dengan menggunakan tools FloppyMaker.exe.
Dari ketiga cara tersebut, cara pertama yang menggunakan CD ISO image yang paling populer dan paling banyak digunakan. Jadi kali ini kita akan membahas cara yang pertama. Cara instalasi Mikrotik menggunakan ISO image memang cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu mendownload file ISO Mikrotik RouterOS, burn ke CD, boot ke CD itu dan install Mikrotik nya. Oke Sekarang kita akan mulai bahas cara install mikrotik RouterOS di PC.  silakan simak cara berikut ini :
  1. Download file ISO Mikrotik nya.
  2. Burn file ISO nya ke CD.
  3. Masukkan cd mikrotik ke dalam cd/dvd room.
  4. Setting bios komputer anda, pada booting awal (first boot)nya adalah cd/dvd room anda.
  5. Setelah di setting maka komputer anda akan booting pertama kali ke cd/dvd room anda. Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

  1. Lakukan proses instalasi Mikrotik dengan memilih (check) semua pilihan yang ada dengan tombol ‘a‘. Kalo udah dicentang semua tekan tombol ‘i’ untuk meginstall Mikrotik.
  2. Tunggu bentar sampe proses instalasi nya selesai. Kalo udah selesai tekan tombol Enter untuk reboot


  1. Setelah komputer anda restart maka anda akan diminta untuk check disk atau tidak. Klik tombol “Y” untuk menyetujui, atau klik tombol “N” untuk tidak menyetujui. 
  2. Setelah itu akan muncul tampilan login. “admin” (tanpa tanda petik) pada Mikrotik Login. Dan pada password enter aja. karena password defaultnya tidak ada password
  3. Jika berhasil maka akan muncul gambar tampilan awal mikrotik (lihat gambar dibawah ini). Menandakan anda telah berhasil menginstal mikrotik. 



Sekarang Mikrotik RouterOS nya sudah terinstall di PC anda. Namun mikrotik nya hanya bisa digunakan selama 24 jam saja karena masih dalam masa trial. Untuk bisa membuatnya full version menggunakan lisensi level 6, perlu dilakukan registrasi lisensi dulu.

Candi Plaosan

Pada hari jum’at 20 januari 2017, sekitar jam 2 siang kami mau pergi candi plaosan. Kami pergi ke sana menggunakan kerobak sapi. Kami sampai di sana ada yang berfoto masing-masing dan ada juga yang bikin video klip. Di tempat candi plaosan terdapat dua candi yaitu candi utama selatan dan candi utama utara. Kami pun masuk dalam candi itu, dalam candi itu ada patung tapi tak berkepala dan di dalam candi itu sangat gelap.
Kami sangat asyik berfoto-foto di candi tersebut dan sampai akhirnya ada pengunjung yang berasal dari korea. Kami pun pengen berfoto dengan orang korea, awalnya kami malu-malu. Ketika berjalan di sampai kami orang korea dan menyapa kami dengan bahasa inggris, di sana ada orang penerjemah korea. Kami bilang sama bapak tersebut untuk minta foto. Tapi kata bapak tersebut bilang saja mereka ramah-ramah dan akhirnya kami berfoto bersama mereka.
Di candi makin senang saja, sudah bisa melihat pemendangan di candi yang indah terus berfoto sama orang korea kenangan yang tak terlupakan.
Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
Bas relief (relief paling bawah dari sebuah candi) dua candi utama mempunyai perbedaan yang mencolok, candi utama bagian utara menggambarkan perempuan dan candi utama bagian selatan menggambarkan laki-laki. Konon, gambar relief laki-laki dan perempuan yang mendekati ukuran sesungguhnya itu melambangkan bentuk kekaguman antara Rakai Pikatan dan permaisurinya, Pramudyawardani.
Berdasarkan prasasti Cri Kaluhunan (842M) Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhunan atas dukungan dari Raja. J.G.de Casparis  berpendapatan bahwa yang dimaksud Ratu Sri Kaluhunan disini adalah Pramodyawardani, putri raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Sedangkan yang dimaksud dengan Cri (Raja) disini adalah Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya. Dalam sejarah kerajaan Mataram Kuno, wangsa Syailendra adalah pengikut setia agama budha sedangkan wangsa Sanjaya pengikut setia agama hindu. Mereka berdua menikah, saling mencintai dan masih mempertahankan kesetiaannya pada agama masing-masing.
Perbedaan agama dan ideologi yang berbeda tidak lalu memisahkan mereka, tetapi justru saling mendukung dan menguatkan satu dengan yang lain. Rasa cinta mereka tertuang dalam arsitektur candi Plaosan, candi budha yang mendapatkan nuansa arsitektur hindu. Dua Candi Kembar beserta relief laki-laki perempuan yang melambangkan kesetiaan itu bahkan ada hingga sekarang. Mungkin setelah kita mengunjungi Candi Prambanan tidak ada salahnya kita sekalian berwisata ke Candi Plaosan yang hanya berjarak 2,6km dari Candi Prambanan, menyaksikan sendiri bukti kesetiaan cinta Rakai Pikatan kepada Permaisurinya walaupun berbeda agama dan ideologi.
Banyak yang salah memahami Candi Plaosan ini, yang dikatakan Candi Kembar itu bukan Candi yang terletak di bagian Lor (utara) sama dengan dibagian Kidul (selatan). Candi Utama yang hampir mirip satu dengan yang lain itu hanya ada pada Candi Plaosan bagian Lor. Sedangkan Candi Plaosan bagian kidul masih belum direkonstruksi dan belum diketahui memiliki candi induk/utama atau tidak.




Menonton Pertunjukan Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana adalah seni pertunjukkan yang cantik, mengaggumkan dan sulit tertandingi. Pertunjukkan ini mampu menyatukan ragam kesenian jawa berupa tari, drama dan musik dalam satu panggung untuk menyuguhkan kisah ramayana. Diangkat dari cerita ramayana dan dipertunjukkan di dekat candi prambanan.
Kisah ramayana yang dibawakan pada pertunjukkan ini serupa dengan yang terpahat pada candi prambanan. Jalan cerita yang panjang dan menegangkan itu dirangkum dalam empat lakon atau babak, penculikan sinta, misi anoman ke alengka, kematian kumbakarna atau rahwana, dan pertemuan kembali rama dan sinta.
Seluruh cerita disuguhkan dalam rangkaian gerak tari yang dibawakan oleh para penari yang rupawan dengan diiringi musik gamelan. Anda diajak untuk benar-benar larut dalam cerita dan mencermati setiap gerakan para penari untuk mengetahui jalan cerita. Tak ada dialog yang terucap dari para penari, satu-satunya penutur adalah sinden yang menggambarkan jalan cerita lewat lagu-lagu dalam bahasa jawa dengan suaranya yang khas.
Cerita dimulai ketika Prabu Janaka mengadakan sayembara untuk menentukan pendamping Dewi Shinta (puterinya) yang akhirnya dimenangkan Rama Wijaya. Dilanjutkan dengan petualangan Rama, Shinta dan adik lelaki Rama yang bernama Laksmana di Hutan Dandaka. Di hutan itulah mereka bertemu Rahwana yang ingin memiliki Shinta karena dianggap sebagai jelmaan Dewi Widowati, seorang wanita yang telah lama dicarinya.
Untuk menarik perhatian Shinta, Rahwana mengubah seorang pengikutnya yang bernama Marica menjadi Kijang. Usaha itu berhasil karena Shinta terpikat dan meminta Rama memburunya. Laksama mencari Rama setelah lama tak kunjung kembali sementara Shinta ditinggalkan dan diberi perlindungan berupa lingkaran sakti agar Rahwana tak bisa menculik. Perlindungan itu gagal karena Shinta berhasil diculik setelah Rahwana mengubah diri menjadi sosok Durna.
Di akhir cerita, Shinta berhasil direbut kembali dari Rahwana oleh Hanoman, sosok kera yang lincah dan perkasa. Namun ketika dibawa kembali, Rama justru tak mempercayai Shinta lagi dan menganggapnya telah ternoda. Untuk membuktikan kesucian diri, Shinta diminta membakar raganya. Kesucian Shinta terbukti karena raganya sedikit pun tidak terbakar tetapi justru bertambah cantik. Rama pun akhirnya menerimanya kembali sebagai istri.

Anda tak akan kecewa bila menikmati pertunjukan sempurna ini sebab tak hanya tarian dan musik saja yang dipersiapkan. Pencahayaan disiapkan sedemikian rupa sehingga tak hanya menjadi sinar yang bisu, tetapi mampu menggambarkan kejadian tertentu dalam cerita. Begitu pula riasan pada tiap penari, tak hanya mempercantik tetapi juga mampu menggambarkan watak tokoh yang diperankan sehingga penonton dapat dengan mudah mengenali meski tak ada dialog.
inilah foto-foto kami pada saat menonton sendratari ramayana





Dolanan Bocah

DOLANAN BOCAH
Dolanan bocah adalah permainan tradisional yang di mainkan oleh anak-anak dan permainan tersebut harus menggunakan keseimbangan, kepercayaan dan kebersamaan.
Pada hari selasa, 10 januari 2017 kami bersama murid lainnya dan bapa sudaryanto menuju sanggar awan mukti kami berkenalan dengan ibu agung sri rezeki. dan kami diajarkan permainan tradisional gajah serempang, blarak sempal, dan bakiak. Yang pertama permainan gajah serempang, yaitu permainan yang terdiri dari 3 orang atau lebih cara mainnya saling mengaitkan salah satu kaki dengan kaki pemain lainnya. Setelah terkait semuanya berputar dengan cara engklek dengan satu kaki yang tidak terkait sambil menyanyikan lagu. Permainan ini memerlukan kekompakan dan keseimbangan. Setelah itu kami bermain permainan yang ke dua blarak blarak sempal, untuk dapat memainkan permainan blarak sempal harus berjumlah genap dan sedikitnya 4 orang dan sebaiknya 8 orang. Jumlah ini dibagi 2 kelompok, kelompok 1 yang duduk dibawah dan kelompok 2 yang berdiri untuk menarik, mereka berdiri diantara yang duduk. Setelah itu mereka mulai berputar. Kemudian kami bermain bakiak, bakiak adalah salah satu permainan tradisional bahannya dibuat dari kayu panjang dan dimainkan oleh 3 orang, permainan memerlukan kekompakan pada saat melangkah jika tidak serempak maka akan jatuh.

            BLARAK
Kata blarak-blarak sempal berasal dari bahasa Jawa. Blarak berarti daun kelapa yang sudah kering dan sempal artinya patah dari batangnya maka arti keseluruhan daun kelapa yang patah. Latar belakang sosial budaya permainan ini merupakan alat pergaulan, menghilangkan, rasa malu,mendatangkan rasa senang dan lain sebagainya. Selain itu, permainan ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan tidak memandang golongan, semua orang boleh memainkannya.

Ditinjau dari sejarah perkembangannya, permainan blarak-blarak sempal ada yang mengatakan bahwa permainan tersebut semula berasal dari pedesaan terutama pedesaan yang terletak di pinggir pantai karena yang banyak tumbuh pohon kelapa adalah daerah pantai. Dari dahulu hingga sekarang permainan ini tidak banyak mengalami perubahan.

Siapa yang Biasa Bermain Dengan Blarak-Blarak Sempal?

Untuk dapat memainkan permainanblarak-blarak sempal harus berjumlah genap dan sedikitnya 4 orang namun sebaiknya 8 anak. Jumlah ini dibagi dua, kelompok I yang jadi dan kelompok II yang menarik. Setiap kelompok mempunyai anggota yang sama banyaknya. Kelompok I yang jadi misalnya a, b, c, dan d. Mereka duduk. Kelompok II yang menarik misalnya e,f,g, dan h. Mereka berdiri diantara yang duduk. permainan ini dapat dilakukan oleh anak-anak puteri maupun putera tetapi sebaiknya sejenis supaya seimbang, sedang anak yang memainkannya adalah anak-anak usia Sekolah Dasar yaitu 10 – 14 tahun. Namun sebaiknya anak yang memainkannya anak yang sudah agak besar karena memerlukan kekuatan fisik. Permainan blarak-blarak sempal hanya memerlukan sebuah sabut kelapa untuk alas kaki anak-anak yang jadi dan besarnya setengah serta ditelentangkan. Dalam permainan ini tidak menggunakan iringan bunyi–bunyian, namun hanya disertai lagu Blarak-blarak sempal yaitu sebagai berikut:

blarak-blarak sempa, diinciki mendal-mendal, legendre tak pancake, laki bangsat doyan teke
Jalannya Permainan

Para peserta dibagi dua kelompok yang sarna jumlah anggotanya. Kemudian sepasang-pasang para peserta hompipah untuk mengetahui kalah dan menang. Setelah itu yang kalah menjadi satu kelompok dan yang menang juga menjadi satu kelompok. kelompok yang menang termasuk kelompok I yang anggotanya a,b,c dan d sedangkan kelompok yang menang termasuk kelompok II yang anggotanya e,f,g, dan h. Selanjutnya kelompok II yang kalah (e,f,g,h) duduk di bawah atau dilantai dengan kaki keduanya diluruskan ke depan ataus lonjor dan telapak kaki mereka saling bertemu serta dibawahnya diberi alas sabut kelapa yang ditelentangkan. Sedangkan kelompok I misalnya a berdiri di antara anak–anak kelompok II misalnya; a berdiri di antara e dan f, b berdiri diantara f dan g, c berdiri diantara g dan h, dan d berdiri diantara h dan e sambil memegang tangan anak yang duduk di sebelah kiri dan kanannya. Selanjutnya mereka bernyanyi lagu blarak-blarak sempal bersama-sama. Bersamaan dengan itu mereka mulai berputar. Adapun cara berputarnya kedua tangan kedua anak dari kelompok II (e dan f) ditarik oleh kedua tangan a dari kelompok I. Demikian yang lain sehingga pantat mereka dapat terangkat. Nyanyian itu dilakukan berulang-ulang sampai posisi duduk mereka berubah.D engan berubahnya posisi duduk mereka maka selesailah permainan tersebut. Apabila menginginkan bermain lagi maka bergantian yang jadi (kalah) dan permainan dimulai dari awal lagi.
            BAKIAK
Bakiak adalah salah satu permainan tradisional. Bahannya dibuat dari kayu panjang seperti seluncur es yang sudah dihaluskan (diamplas, red:banjar) dan diberi beberapa selop diatasnya, biasanya untuk 2-3 orang. Memainkan bakiak biasanya secara berkelompok atau tim, yang masing-masing tim berlomba untuk sampai ke finish. Permainan ini menguji ketangkasan, kepemimpinan, kerja sama, kreatifitas, wawasan serta kejujuran.


SEJARAH BAKIAK
"Bakiak" sebenarnya permainan tradisional anak-anak di Sumatera Barat. Anak-anak dari Sumatera Barat yang dilahirkan hingga pertengahan tahun 1970-an, sering dan biasa memainkan bakiak atau terompah panjang ini. Bakiak panjang atau yang sering disebut terompa galuak di Sumatera Barat adalah terompah deret dari papan bertali karet yang panjang. Sepasang 'bakiak' minimal memiliki tiga pasang sandal atau dimainkan tiga anak. Biasanya juga untuk diperlombakan di tingkat kecamatan dan kelurahan pada 17 Agustusan.
Berbeda halnya dengan daerah Sumatera Barat. Bakiak merupakan sebutan di Jawa Tengah untuk sejenis sandal yang telapaknya terbuat dari kayu yang ringan dengan pengikat kaki terbuat dari ban bekas yang dipaku dikedua sisinya. Di Jawa Timur dikenal dengan sebutan Bangkiak. Sangat populer karena murah terutama dimasa ekonomi susah sedangkan dengan bahan kayu dan ban bekas membuat bakiak tahan air serta suhu panas dan dingin. Diperkirakan bakiak diinspirasikan oleh Jepang yang sudah memakai telapak kayu untuk Geisha-Geisha.
Geisha (bahasa Jepang:芸者 "seniman") adalah seniman-penghibur (entertainer) tradisional Jepang. Kata geiko digunakan di Kyoto untuk mengacu kepada individu tersebut. Geisha sangat umum pada abad ke-18 dan abad ke-19, dan masih ada sampai sekarang ini, walaupun jumlahnya tidak banyak. "Geisha," yang dilafalkan dalam bahasa Inggris:/ˈgeɪ ʃa/ ("gei-" - "may"). Di Kansai, istilah "geiko" (芸妓) dan geisha pemula "maiko" (舞妓) yang digunakan sejak Restorasi Meiji. Istilah "maiko" hanya digunakan di distrik Kyoto. Pengucapan ˈgi ʃa ("gei-" - "key") atau "gadis geisha" umum digunakan pada masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang, mengandung konotasi prostitusi. Di Republik Rakyat Cina, kata yang digunakan adalah "yi ji," yang pengucapannya mirip dengan "ji" dalam bahasa Mandarin yang berarti prostitusi. Geisha belajar banyak bentuk seni dalam hidup mereka, tidak hanya untuk menghibur pelanggan tetapi juga untuk kehidupan mereka. Rumah-rumah geisha ("Okiya") membawa gadis-gadis yang kebanyakan berasal dari keluarga miskin dan kemudian melatih mereka. Semasa kanak-kanak, geisha seringkali bekerja sebagai pembantu, kemudian sebagai geisha pemula (maiko) selama masa pelatihan. Berikut adalah gambar alas kaki yang sering digunakan Geisha-Geisha Jepang.

MODIFIKASI BAKIAK YAITU BAKIAK TALI
Bakiak biasanya berupa kayu panjang mirip seluncur yang diberi beberapa selop, akan tetapi kali ini akan diberikan sesuatu yang sedikit berbeda yaitu bakiak tali. Dimana untuk selop tersebut digantikan dengan tali, yang panjangnya diperkirakan sampai ke tangan (sebagai pegangan). Berikut adalah cara pengolahan alat bakiak tali.
Bahan:
• 2 buah Kayu panjang dan tebal
• 1 gulungan tali tambang ukuran kecil
• 12 buah paku ukuran kecil
• Beberapa kaleng kecil cat warna warni
Alat:
• Palu
• Gunting
• Gergaji
• Mesin kataman (red,Banjar)
• Kuas untuk mencat
• Mistar ukur
• Pensil
Cara membuat bakiak tali
1. Pembuatan Papan
• 2 buah kayu panjang dan lebar diukur dengan mistar dan diberikan tanda dengan pensil, dengan perkiraan panjang 1,5 m dan lebar 15 cm.
• 2 buah kayu yang sudah diberikan tanda dengan pensil tadi, dipotong dengan menggunakan gergaji sehingga membentuk seperti papan seluncur.
• Setelah 2 buah papan terbentuk, maka haluskan dengan menggunakan mesin kataman (red,Banjar). Hal ini dimaksudkan agar papan menjadi halus sehingga tidak menciderai atau mengakibatkan kesuban (red, Banjar).
2. Pembuatan Tali
• Tali yang sudah disediakan diukur dengan menggunakan penggaris sepanjang +/- 1,5 m, kemudian potong







Diberdayakan oleh Blogger.