Software Komputer

SOFTWARE KOMPUTER

Software Komputer adalah kumpulan dari intruksi atau statement yang di susun secara logis dan berbentuk kode yang hanya dapat di mengerti oleh komputer. Teori pertama tentang Software Komputer diusulkan oleh Alan Turing pada tahun 1935-nya nomor esai Komputasi dengan aplikasi ke (masalah Keputusan) Entscheidungsproblem. “Software” istilah pertama kali digunakan di cetak oleh John W. Tukey pada tahun 1958. Dalam ilmu komputer dan rekayasa Software, Software adalah semua informasi diproses oleh program sistem komputer, dan data.


Software Komputer ini berangsur-angsur mengalami perkembangannya. Berdasarkan perkembangannya, Sejarah Perkembangan Software Komputer dibagi dalam beberapa era yaitu Era Pioneer, Stabil, Mikro, dan Modern. Berikut adalah Sejarah Perkembangan Software Komputer :

1. Era Pioneer. Pada Era Pioneer ini bentuk software komputer pada awalnya adalah sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer, Cara dalam mengakses komputer adalah menggunakan punched card yaitu kartu yang di lubangi. Penggunaan komputer dengan sebuah program yang digunakan untuk sebuah mesin tertentu dan untuk tujuan tertentu. Di era ini software komputer merupakan satu kesatuan dengan sebuah hardware komputer.

2. Era Stabil. Pada Era ini software komputer yang dijalankan bukan lagi satu-satu, tapi sudah banyak proses yang di lakukan secara bersamaan (multi tasking). Software Komputer pada era stabil ini juga mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) dan secara cepat/langsung (real time). Di era ini jugalah mulai di kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program dan data .

3. Era Mikro. Pada Era Mikro ini software komputer dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu Software Sistem (Windows, Linux, Machintos, dll), Software Aplikasi (Ms.Office, OpenOffice, dll) dan Languange Software/Bahasa Pemograman (Assembler, Visual Basic, Delphi, dll)

4. Era Modern. Pada Era Modern ini software komputer tidak hanya untuk sebuah komputer tetapi sebuah handphone pun telah di lengkapi dengan sebuah software sistem seperti Android, Symbian, dll. Tingkat kecerdasan yang ditunjukkan oleh software komputer pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, software komputer sekarang juga mulai bisa mengenal suara dan gambar.


Software berbayar
Software berbayar adalah software yang di distribusikan secara Komersil , jadi Software berbayar tidak bisa kita nikmati jika tidak membeli Produk/licensi software itu . dengan kata lain setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop.
Freeware
Freeware adalah software yang dapat kita nikmati secara gratis , karena software yang Freeware adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL
JENIS-JENIS SOFTWARE KOMPUTER
Free Software
Free Software adalah software yang dapat kita gunakan dengan bebas , beda dengan Freeware walaupun gratis tapi masih di kontrol oleh penerbit . Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.
Shareware
Shareware adalah Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari) . Dengan demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.
Mengenal Keygen, SN dan Patch

Software berbayar kebanyakan memberikan masa uji coba kepada konsumen yang biasanya disebut juga dengan istilah Trial. Nach dengan fasilitas trial ini maka konsumen yang ingin mencoba software tertentu bisa dengan mudahnya mempelajari fungsi dan kegunaan dari software tersebut. Jika suka dan sesuai dengan yang kita butuhkan maka kita diwajibkan untuk membeli nomor registrasi kepada sang pembuat software tersebut dengan nominal sesuai tariff yang mereka tetapkan untuk dapat mempergunakannya seumur hidup atau pun gratis update software. Jika tidak maka penggunaan masa trial software tersebut akan terbatas pada waktu tertentu. Biasanya sang pembuat software memberikan masa trial kepada konsumen antara jangka waktu 1 minggu, 2 minggu sampai satu bulan pemakaian. Setelah masa aktif trial tersebut habis maka software tersebut akan terblockir secara otomatis dan bersifat permanent sampai kamu melakukan proses registrasi (Kecuali install ulang atau ganti windows).

Crack sendiri mempunyai beberapa jenis. Dari yang selama ini aku coba sendiri. Beberapa jenis crack tersebut bisa berupa: keygen, serial number dan patch. Semua dari jenis crack ini mempunyai beberapa ciri berbeda namun memiliki fungsi yang sama yaitu untuk memberikan fasilitas proses registrasi secara ilegal. Ada pun ciri dan keterangan dari masing – masing jenis tersebut adalah seperti di bawah:

* Keygen adalah suatu program kecil yang mampu memberikan hasil alogaritma tertentu sesuai dengan versi dan jenis software. Keygen ini mempunyai hitungan tersendiri dan terkadang kita harus memberikan nomor versi software untuk menggunakannya. Hal ini biasa disebut generate dan kode yang kita generate akan menjadi angka unik sesuai dengan angka pertama yang kita generate. Namun seperti halnya program komputer pada umumnya. Keygen ini pun dapat terjangkit virus. Jadi sewaktu kita menggunakannya, virus tersebut juga akan menginfeksi komputer si pemakai. Jadi ada baiknya di scan dulu sebelum menggunakannya.

* Serial Number adalah suatu kode unik yang biasanya diberikan sewaktu kita mendaftar untuk software yang kita gunakan. Kalau dalam crack sendiri, kebanyakan Serial Number di taruh di dalam notepad, wordpad atau di file penyimpanan data lainnya. Menurutku jenis serial number ini adalah yang paling aman. Karena hanya berisi nomor serial saja. Kode serial number ada juga yang menyertakan nama user si pemakai dan sekaligus nomor serialnya.


* Patch. Untuk jenis ini kita akan dihadapkan pada suatu program berukuran kecil (Biasanya). Di mana program kecil tersebut mempunyai fungsi sama dengan yang lain yaitu mampu membuat software yang tadinya trial bisa digunakan secara full. Jika biasanya fungsi patch adalah untuk memperbaiki software atau program akan adanya bug mau pun celah keamanan yang dapat di tembus. Untuk patch yang ini berbeda. Patch yang disertakan dalam crack biasanya mengambil alih fungsi trial dengan langsung menuju ke inti software secara full. Secara kasarnya patch ini bisa membawa kita langsung ke versi software yang sudah bisa digunakan secara penuh seperti sudah diregistrasi. Namun hati – hati juga dengan software ini. Karena bisa jadi patch ini juga bisa membawa virus berupa Trojan mau pun virus lainnya.

Jenis-Jenis Konektor Pada Power Supply

Jenis-Jenis Konektor  Pada Power Supply

Hasil gambar untuk power supply
Jenis-jenis konektor pada power supply-power supply adalah perangkat keras berupa kotak yang biasa ada pada bagian belakang casing. Saat ini power supply yang sering digunakan adalah power supply jenis ATX. Seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel tentang pengertian serta jenis-jenis power supply.
Power supply ATX merupakan power supply yang mulai digunakan pada computer generasi PIII sampai sekarang. Power supply ATX dilengkapi dengan power switch atau biasa disebut dengan autoshutdown, maksudnya adalah computer dapat langsung dimatikan dengan menekan perintah shutdown pada system operasi tanpa menekan tombol off pada casing.
Power suppky ATX mempunyai bermacam-macam konektor yang mempunyai nilai tegangan dan fungsi yang berbeda-beda pula. Jenis-jenis konektor yang terdapat pada power supply ATX adalah:
            Konektor 20/24 pin ATX motherboard
Konektor yang berjumlah 20-24 pin ini digunakan untuk memberi daya langsung ke motherboard. Biasanya untuk motherboard versi lama menggunakan konektor yang berjumlah 20 pin. Sedangkan untuk motherboard yang terbaru sudah mulai menggunakan konektor berjumlah 24 pin.
Antara konektor 20 pin dan 24 pin tidak ada bedanya. Sebenarnya konektor 24 pin merupakan konektor 20 pin yang ditambah dengan konektor 4 pin. Keduanya ini bisa digabungkan dan dilepas, untuk menyesuaikan keadaan pada motherboard.
            ATX 4 pin connector
Konektor ini digunakan sebagai pemberi tegangan untuk procesor. Konektor ini sudah mulai dipakai sejak procesor kelas Pentium IV hingga yang terbaru saat ini. Jadi, pada Pentium IV kebawah konektor ini tidak perlu digunakan lagi.
            4 pin peripherial power connector / molex connector
Konektor ini digunakan untuk memberi tegangan terhadap berbagai hardware seperti harddisk, CD/DVD ROM, dan kipas casing.
            SATA Power Connector
Digunakan untuk member tegangan terhadap hardware yang menggunakan port SATA seperti harddisk SATA, dan juga CD/DVD ROM SATA.
Digunakan untuk mensupply tegangan untuk komponen hardware yang menggunakan interface SATA seperti Harddisk SATA dan CD/DVD ROM SATA.
            Floppy Drive Connector / Berg Connector
Konektor khusus digunakan untuk floppy drive ataupun external audio card. Karena penggunaan floppy drive sekarang sangat jarang, maka konektor ini jarang digunakan.
            6 pin PCI-E Connector
Konektor jenis ini digunakan untuk memberikan daya tambahan pada perangkt VGA Card atau grafis yang berjenis PCI-Express karena VGA Card jenis PCI-E membutuhkan daya yang lebih dibandingkan VGA jenis lainnya.
Jika kamu perhatikan kabel pada power supply, pasti kamu bertanya-tanya. Mengapa warna kabel tersebut berbeda-beda? Ya, karena setiap kabel mempunyai tegangan dan fungsi berbeda-beda berikut adalah nilai tegangan untuk masing-masing warna:
·         Merah = +5 volt
·         Kuning = +12 volt
·         Orange = +3,3 volt untuk RAM dan Slot PCI
·         Ungu = +5 volt sebagai power stardby untuk motherboard
·         Putih = -5 volt
·         Biru = -12 volt

·         Hijau = berfungsi sebagai

PENGERTIAN TROUBLESHOOTING

PENGERTIAN TROUBLESHOOTING


Troubleshooting adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan
kelistrikan.

Mengatasi Masalah Pada Hardware Komputer
Mengatasi Masalah Pada Hardware Komputer

Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.

Masalah Pada Power Supply

Gejala : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.

Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

Masalah : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.

Solusi : lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.

Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.

Masalah Pada Mother Board

Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.

Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS

Masalah Pada Harddisk

Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan "press F1 to continou" setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan "Operating system not found".

Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".

Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas

Gejala : harddisk bad sector?

Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.


Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW

Gejala : Jenis kerusakan yang biasa ditemui :

1. Tidak terdeteksi di windows

2. Tidak bisa keluar masuk CD

3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)

4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

Solusi :

1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.

2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.

3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

(langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book "Metode perbaikan komputer cepat dan akurat" dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com


Masalah BIOS

Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.

Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.

Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.

Berikut Pesan kesalahan BIOS

Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.

[AMI BIOS]

Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.

[AWARD BIOS]

Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.

Batrey CMOS Rusak / Lemah

Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.

Solusi : Segera Ganti Batrey nya

Gejala : CPU yang sering Hang?

Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut

Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?

Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat

Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

PERBEDA TROUBLESHOOTING

troubleshooting hardware
  1. Power Supply
Berupa kotak tegangan listirik yang menempel pada bagian belakang setiap casing dan memiliki kabel power yang akan disambungkan ke komponen hardware yang ada di dalam casing.
  • Fungsi
  1. Mengubah tegangan AC menjadi DC dan menyuplai tegangan tersebut ke komponen yang membutuhkan arus dan tegangan pada motherboard.
  • Troubleshooting
Pemberitahuan masalah yang terjadi sering dianggap sebagai masalah yang disebabkan oleh komponen hardware berupa memori, VGA card, atau motherboard tanpa menyangka kesalahan terjadi pada powersupply yang kita gunakan. Berikut ini contoh masalah yang terjadi:
  1. Komputer me-restart sendiri saat system sedang bekerja.
  2. Komputer mati setelah beberapa saat dioperasikan.
  3. Intermittent parity check atau other memory-type errors.
  4. Harddisk dan kipas angin sec. serentak tidak berputar.
  5. Goncangan elektrik dirasakan pada casing atau konektor
  6. Power-on atau system startup failure atau lockups
  7. Terkadang booting sendiri sec. spontan lockups selama operasi normal.
  8. Sistem sepenuhnya mati.
  9. Motherboard atau Mainboard
Berbentuk papan (board) elektronik utama yang mempunyai beberapa slot individual yang bias dipasangkan untuk board lain, mulai dari prosesor, memori, sound card, display adapter, dan sebagainya. Di antara slot pada papan utama, terdapat slot yang khusus digunakan untuk pemasangan prosesor yang dinamakan soket dan slot 1. Motherboard memiliki beberapa jenis soket yang berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan jenis prosesor.
  • Fungsi
  1. Tempat meletakkan atau memasang berbagai komponen, misalnya prosesor,
  2. Media transfer data dari komponen yang bekerja di dalam komputer.
  • Troubleshooting
Seringkali terjadi masalh motherboard yang disebabkan oleh komponen hardware yang dipasang pada motherboard atau kerusakan pada chipset yang digunakan pada motherboard atau peralatan I/O-nya.
  1. Komputer tidak bisa menyala atau sering disebut dengan istilah “motherboard blank” saat tombol ON pada casing sudah ditekan tanpa mengeluarkan suara apapun. Biasanya, hal ini terjadi karena :
  • Power supply yang rusak atau kabel power supply pada motherboard diletakkan secara tidak tepat atau longgar
  • BIOS rusak
  • Kesalahan CPU clock akibat overclock pada computer
  • Prosesor yang dipasang sudah rusak atau tidak cocok dengan soket motherboard yang dipakai
  • Kipas pada prosesor mati
  • Kerusakan pada chipset yang ada di motherboard
  1. CPU (Central Processing Unit)
Adalah komponen berupa chip atau IC berbentuk persegi empat yang merupakan otak dan pengendali proses kinerja computer, dengan dibantu komponen lainnya. Satuan kecepatan prosesor adalah MHz (Mega Hertz) atau GHz (1000 Mega Hertz). Semakin besar nilainya, semakin cepat proses eksekusi pada komputer.
  • Fungsi
  1. Tempat mengatur semua instruksi program pada komputer.
  2. Pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.
  • Troubleshooting
Masalah pada prosesor biasanya menyebabkan tampilan pada layar blanktanpa bunyi apa pun. Hal ini terjadi karena :
  1. Prosesor mati atau rusak
  2. Prosesor terbakar akibat suhu terlalu panas yang karena melakukan overlock atau karena kipas pada prosesor tidak berfungsi
  3. Memori Utama
Prosesor hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk semua proses program. Untuk mengatasi hal ini prosesor harus dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar, yaitu memori utama. Ukuran memori ditunjukkan oleh satuan byte.
  • Fungsi
  1. Sebagai alat penyimpan data dan program yang bersifat sementara, hanya bekerja pada saat computer hidup.
  • Troubleshooting
  1. Komputer mengeluarkan suara “bip” panjang berkali-kali tanpa menampilkan gambar pada layar saat computer mulai dinyalakan
  2. Pemasangan dua keping RAM yang tidak cocok sering mengakibatkan masalah pada komputer,antara lain :
  • Komputer akan sering hang dan muncul blue screen saat kita bekerja di suatu program aplikasi atau sedang bermain games
  • Komputer juga sering tidak bias hidup atau booting saat dinyalakan
  1. RAM jika dipasang dengan kapasitas tidak cukup, kinerja komputer akan lebih lambat dalam pembacaan data atau menjalankan aplikasi program.
  2. Kerusakan pada memori jenis ROM akan mengakibatkan komputer blank atau tidak bias hidup sama sekali
  3. Harddisk
Adalah komponen yang berbentuk persegi empat yang berisi platter atau piringan yang mirip dengan piringan hitam, head, papan elektronik, motor penggerak, dan komponen lainnya, yang dilapisi atau dibungkus oleh casing yang kuat.
  • Fungsi
  1. Salah satu alat booting computer.
  2. Media penyimpanan operation system (OS) yang digunakan pada komputer
  3. Media penyimpanan semua data dalam kapasitas yang besar pada komputer
  • Trobleshooting
Banyak masalah pada komputer akibat kerusakan pada harddisk sehingga komputer tidak dapat digunakan. Berikut ini beberapa masalah yang ditimbulkan akibat kerusakan pada harddisk,yaitu :
  1. Komputer tidak bias booting atau startup
  2. Komputer sering hang atau restart sendiri
  3. Kesulitan dalam membaca dan membuka data
  4. Video Adaptor atau GPU
Merupakan komponen hardware komputer yang menghubungkan peralatan pemrosesan grafis dengan peralatan output berupa monitor. Pada komputer lama, pemrosesan grafis dilakukan oleh prosesor utama. Namun, seiring perkembangan teknologi komputer saat ini, telah didesain
Komponen hardware video adaptor dengan memiliki prosesor sendiri yang disebut GPU (graphic processor unit) atau chipset dan memori internal sehiingga beban kinerja prosesor utama menjadi lebih berkurang.
  • Fungsi
  1. Port penghubung peralatan proses data dengan peralatan output berupa layar/monitor
  2. Memaksimalkan fungsi layar sehingga dapat menampilkan grafis dalam resolusi dan kualitas warna yang terbaik.
  3. Dapat mempercepat semua kinerja software operation system (Windows)
Dan software aplikasi 2D dan 3D
  1. Menunjang penggunaan computer untuk games yang saat ini sudah banyak berbasis pada software games 3D
  2. Menampilkan kualitas gambar terbaik untuk pemutaran film jenis CD dan DVD
  • Troubleshooting
Tidak ada gambar apa pun di layar karena konektor layar tidak terpasang pada VGA card atau konektor tidak terpasang dengan baik
  1. Sound Card
Merupakan komponen hardware komputer yang berbentuk chipset pada motherboard atau PCB card (printed circuit board) yang dipasang pada slot PCI di motherboard, dengan memiliki empat komponen utama untuk menerjemahkan analog dan digital.
  • Fungsi
  1. Mengolah data berupa audio atau suara.
  2. Sebagai penghubung output audio ke speaker
  3. Sebagai penghubung input suara ke computer melalui mikrofon.
  • Troubleshooting
Tidak dapat mengeluarkan suara melalui speaker akif atau suara yang keluar tidak jelas, yang disebabkan oleh :
  1. Driver sound card belum diinstall
  2. Pemasangan sound card pada slot PCI di motherboard yang belum tepat dan pas tertanam pada slotnya.
  3. Pemasangan jek kabel pada chanel out di sound card yang ada di casing dan speaker
  4. Terdapat kabel penghubung yang putus antara sound card yang ada di casing dan speaker
  5. Sound card rusak atau speaker akeif yang rusak
  6. Heatsink Fan (HSF) atau Cooling Device
Merupakan peralatan pendingin yang berbentuk kotak atau bulat, yang terbuat dari bahan alumunium dan di atasnya terdapat kipas yang akan berputar saat computer menyala. HSF menjadi kebbutuhan pokok dalam computer karena hampir semua komponen hardware computer di dalam casing menggunakan HSF masing-masing, mulai dari prosesor, VGA card, dn Harddisk yang berlomba-lomba memberikan fasilitas komponen HSF yang berkualitas tinggi dalam bersaing di pasaran.
  • Fungsi
  1. Pendingin pada hardware yang di atasnya diletakkan HSF.
  2. Prosesor tidak akan berfungsi jika tidak ada heatsink fan di atasnya.
  3. Penyerap panas yang dihasilkan oleh prosesor saat bekerja dan dilengkapi dengan kipas pendingin di atasnya agar suhu pada prosesor tetap stabil.
  4. Penjaga sirkulasi udara di dalam casing.
  • Troubleshooting
Biasanya hanay terjadi pada kipas yang tidak berputar atau mati. Hal tersebut menjadi masalah fatal yang membuat hardware tidak berfungsi secara normal, terutama jika terjadi pada kipas yang menempel di prosesor. Prosesor tidak akan hidup dan bekerja secara normal sehingga komputer mati total.
  1. Casing
Adalah otak pembungkus atau tempat meletakkan komponen hardware pemrosesan yang berfungsi melindungi komponen hardware dari gangguan luar. Pada umumnya casing sering disebut dengan CPU.
  • Fungsi
  1. Tempat meletakkan komponen hardware, misalnya power supply, motherboard, floppy disk, CD-Rom, DVD-Rom.
  2. Penentu kinerja sistemkarena berkaitan dengan suhu yang dihasilkan oleh komponen hardware.
  3. Pendukung tampilan computer. Jika casing memiliki desain yang menarik, seseorang akan lebih senang dan bersemangat untuk bekerja dengan computer.
  • Trouble shooting biasanya terjadi pada power supply yang menempel di abgian belakang casing.
SOFTWARE
Cara Mengatasi Tampilan Layar Terbalik
Permasalahan tampilan monitor terbalik sering membuat panik yang di karenakan ada kombinasi keyboard yg terpencet atau mungkin ada seseorang yang sengaja menjahili dan ini bukan karna virus atau VGA “hardware”. So caranya adalah :
  • Pencet tombol CTR + ALT secara bersamaan + tombol PANAH ATAS untuk kembali keposisi default
  • Pencet tombol CTR + ALT secara bersamaan + tombol PANAH BAWAH untuk kembali keposisi layer terbalik
  • Pencet tombol CTR + ALT secara bersamaan + tombol PANAH KANAN untuk kembali keposisi tampilan berputar kekanan 90 derajat
  • Pencet tombol CTR + ALT secara bersamaan + tombol PANAH KIRI untuk kembali
    keposisi tampilan berputar kekiri 90 derajat
Sebagai bahan catatan ane coz beberapa kali kejadian pada komputer user/client :)so kalo mo jahil pake cara” ini jgn di salah gunakan ya bro … :)

Sebagian besar Video Card Adapter pada PC / Laptop terbaru sudah mendukung untuk memutar balikkan tampilan layar. Baik itu putaran 90°, 180° dan 270°. Hal ini sebenarnya bukanlah hal yang wajar untuk dilakukan. Tetapi suatu saat nanti, anda akan pernah untuk melakukan hal ini.
Saya sendiri punya pengalaman tentang hal ini. Ketika diminta untuk memasangkan LCD Projector di sebuah Instansi. LCD Projector tersebut diminta untuk dipasang pada loteng ruang rapat. Tentu saja harus dipasang secara terbalik agar bisa merekatkan bagian bawah LCD Projector dengan tatakannya.
Setelah terpasang, yang saya bingungkan adalah gambar ditampilkan secara terbalik pula. Serasa terbalik bumi ini kelihatannya. Hehehe… Sebenarnya untuk jenis LCD Projector terbaru, sudah ada fasilitas untuk membalikkan tampilan. Maklumlah, karena masih baru mengenal dunia IT, jadi bingung dan gak tau letaknya :).
Kalo sudah terbalik begini tentu saja pekerjaan kita belum dianggap selesaikan ? Nah Solusinya selain memutar tampilan di LCD, kita dapat menggunakan fitur yang ada pada Menu VGA Card di laptop atau PC jika tersedia. Untuk cara penggunaannya tentu saja agak sulit menjelaskannya. Karena beda Merk, beda pula letak menunya.

Bagaimana jika VGA pada Laptop atau PC tidak mendukung ?
Jangan khawatir, karena ada iRotate yang dibuat oleh EnTech Taiwan agar dapat membantu pekerjaan kita. iRotate ini didukung oleh merek-merek produsen VGA Card terkenal seperti ATI, nVidia, Intel, Matrox, S3, XGI dan lain-lain, luar biasa iRotate menawarkan kecepatan dan efisiensi, dengan hanya sedikit menggunakan sumber daya komputer.
Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal klik kanan icon iRotate pada TaskBar, lalu pilih arah yang diinginkan. Atau dengan cara cepat yaitu menekan tombol Ctrl + Alt + Up, Ctrl + Alt + Down, Ctrl + Alt + Right dan Ctrl + Alt + Left.

Yang lebih menariknya lagi, Anda juga dapat memutar layar sehingga Anda dapat membaca dokumen PDF dan lainnya dalam format A4 lebih nyaman

KODE KESALAHAN PADA KOMPUTER DAN SISTEM KOMPUTER

KODE KESALAHAN PADA KOMPUTER DAN SISTEM KOMPUTER


Arti Bunyi Beep Pada Komputer - Bunyi beep adalah sebuah bunyi speaker yang dikeluarkan oleh komputer saat mendeteksi masalah pada proses POST (Power on Selft-Test). Umumnya suara beep ini menandakan sebuah masalah yang sedang terjadi pada sistem komputer maupun masalah pada hardware.
Sebagai pengguna komputer, kamu pasti sering mendengar suara bunyi atau suara beep yang berasal dari motherboard komputer saat pertama kali dinyalakan. Entah itu pesan yang menandakan sistem berjalan normal atau bahkan menandakan bahwa sistem sedang mengalami suatu masalah. Banyak sekali para pengguna komputer yang masih awam tidak mengerti hal ini, bahkan mereka cenderung mengabaikan dan tidak perduli dengan suara beep ini. 

Perlu Anda ketahui, setiap BIOS memiliki kode beep yang berbeda-beda. Oleh karenaya, kamu harus mengetahui merk BIOS yang terpasang pada 
motherboard. Cara cukup mudah, kamu bisa melihat merk BIOS ketika pertama kali menghidupkan komputer. Biasanya pada layar monitor tertera merk Motherboard dan juga Merk BIOS yang terpasang. 

Bunyi Beep Pada AMI BIOS

Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1x
RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 2x
RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
Beep 3x
RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
Beep 4x
Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan kemungkinan perlu diganti
Beep 5x
Processor bermasalah. Perlu diganti
Beep 6x
Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 7x
Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti
Beep 8x
Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot
Beep 9x
BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard
Beep 10x
Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard
Beep 11x
Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru
1 Beep Panjang 3 Beep Pendek
Conventional/Extended memori rusak
1 beep Panjang 8 Beep Pendek
Tes tampilan gambar gagal


Bunyi Beep Pada Award BIOS
Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1x panjang terus menerus
RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 1x pendek
Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 3x pendek
Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 9x pendek
Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal
Beep pendek tak terputus
Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru
Beep 2x pendek
Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.

Beep Pada Phoenix BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
Bunyi Beep
Indikasi
Beep 1-1-4
BIOS mengalami kerusakan
Beep 1-2-1
Motherboard rusak
Beep 1-3-1
Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 3-1-1
Motherboard rusak
Beep 3-3-4
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1-1-4-1
Kesalahan Cache (Level 2)
Beep 1-2-2-3
ROM BIOS Checksum
Beep 1-3-1-1
DRAM Segarkan Uji
Beep 1-3-1-3
Keyboard kontroler uji
Beep 1-3-4-1
RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori)
Beep 1-3-4-3
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori
Beep 1-4-1-1
RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori
Beep 2-1-2-3
ROM pemberitahuan hak cipta
Beep pada IBM BIOS



Bunyi Beep
Indikasi
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep 1x pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
Beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep 1x panjang, 1x pendek
Masalah Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
Beep 1x panjang, 3x pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA)
Beep 3x panjang
Keyboard error
Beep 1x
Blank monitor VGA card sirkuit


Diberdayakan oleh Blogger.